7+ Puisi Tentang Lingkungan Alam Sekitar Terbaru

Puisi tentang lingkungan dan alam seringkali mendorong seseorang untuk menjaga dan membersihkan lingkungan sekitar. Yuk, simak contoh puisi bertema lingkungan pada artikel berikut ini!

Puisi adalah salah satu bentuk karya sastra yang mengandung ungkapan dan perasaan, baik yang berkaitan dengan perasaan sedih, cemas, marah, atau bahkan kagum.

Dari sekian banyak tema, puisi tentang kebersihan lingkungan dan alam sekitar menjadi salah satu tema favorit yang ditulis oleh banyak orang.

Dalam menulis puisi bertema alam, penyair sering menulis tentang keindahan atau kehancuran alam.

Sedangkan puisi yang menonjolkan isu lingkungan dapat mempengaruhi pembacanya sehingga sadar bahwa menjaga alam itu sangat penting.

Contoh Puisi tentang Lingkungan dan Alam

Jika Anda termasuk orang yang ingin mulai menulis puisi pendek tentang lingkungan dan alam sekitar, waktubaca Indonesia akan memberikan beberapa contohnya.

Berikut puisi tentang alam, lingkungan dan tema sejenis yang telah kami rangkum dari berbagai sumber.

Lingkungan yang Indah

Wahai lingkungan…
Kamu seperti permata di mataku
Karenamu dunia ini menjadi indah

Wahai lingkungan…
Anda telah menghiasi dunia ini
Dengan tanaman dan bunga

Tapi sayangnya
Tanaman dan bunga Anda
Sering dipetik dan dirusak oleh orang
Sampai habis

Tapi aku tidak akan pernah
Buat bunga dan tanaman Anda
Hilang dan layu
aku akan menjagamu
Hingga mekar dan indah

Karenamu aku hidup
Jika Anda tidak memiliki
Semua manusia menghirup udara kotor
Dan karena kamu
Udara kotor menjadi udara bersih

Baca juga:

Lindungi Lingkungan Saya

Bangun di pagi hari
Saya membuka jendela
Sinar matahari menerpa kedua mata
Aku tersenyum dan mencium aroma bunga

Aku melihat ke kiri dan ke kanan
Jauh dan dekat
Lihat anugerah Tuhan
Melekat pada lingkungan yang indah

Saya semakin bersemangat
Mencoba hari ini untuk mengejar tekad
Lingkungan saya indah dan saya kuat
Tidak ada lagi yang bisa berhenti

Terimakasih tuan
Anda membuka hati saya untuk keindahan
Jadi tidak ada lagi keraguan
Untuk melindungi tanah dan tanaman
Di sekitar pekarangan

Selamatkan Hutan

Bagaimana bisa
Saat hutan teduh
Menjadi target utama dari serakah
Hati siapa yang penuh amarah?

Bagaimana setelah
Saat cuaca sejuk di kaki gunung
Ditembak oleh mesin baja
Siapa yang hanya tahu keuntungan?

Bagaimana nasib penerusnya
Ketika Anda tahu hutan itu tandus
Tidak diperhatikan dan tidak terawat
Apa yang tersisa hanyalah kering dan hangus?

Bagaimana?
Apakah mereka hanya bisa mengelus dada?
Lihat apa yang ada di depan matamu?
Itulah betapa kuatnya Anda
Sampai mereka hanya terdiam?

Tolong
Jaga dan selamatkan hutan kita

Desa ku

Desa ku
Desa air mata yang subur
Air mata selalu hadir
Kecemasan
Takut
muram
Hingga kebodohan
Menghantui

Kekayaan
Kesuburan alami tidak ada artinya
Karena negara ini lebih kaya
Tikus serakah
Penjajah keadilan dan
Pejabat yang tidak tahu hitam dan putih

Asap Kerusuhan

Asap yang telah merenggut kebahagiaan
Asap keserakahan yang membeli kebahagiaan
Asap keserakahan yang membeli jiwa manusia
Bagaimana mungkin dia tidak menyalahkanku

Wahai alam…
Dimana pagimu yang indah
Di mana udara segar yang saya hirup
Di mana kesejukan daun-daunmu yang rindang
Dimanakah mereka sifatku…

Wahai asap keserakahan…
Kamu mencuri pagiku yang indah
Anda merebut udara segar yang saya hirup
Anda juga mencuri kesejukan saya
Jawab aku merokok, jawab aku

Wahai manusia…
Memang aku mengambil pagimu yang indah
Aku benar-benar menghirup udara segarmu
Aku juga telah mencuri kesejukanmu
Lalu, apakah ini semua salahku?

Asap keserakahan…
Kamu telah mencuri pagiku
Anda telah merusak udara saya
Kamu juga yang telah merusak kesejukanku
Saya harap Anda menghentikan kejahatan Anda segera

Surat untuk Penguasa

Dengan darah bercucuran di mana-mana
Penderitaan yang gemetar
Di tubuh tuaku
Saya memberi tahu Anda yang memilikinya
Sayap yang dipercayakan oleh Tuhan
Untuk terbang mengepak di atas kepalaku
Bahwa kematianku hanya beberapa detak jantung lagi
Dan saya tidak punya sejumput gula untuk makan siang
Anak-anak saya melintasi aspal

Saya mohon kepada Anda yang telah diberkati oleh surga
Menjadi seorang pemimpin
Jangan ambil sebidang tanah saya lagi, Anda bertujuan untuk pembangunan
Hanya itu yang saya miliki

Aku Mencintai Sifatku

Saya mencintai sifat saya
Dengan semua yang ditawarkan
Saya mencintai dengan sepenuh hati

Oh tidak, entah bagaimana itu akan terjadi
Jika kapal perusak mulai bergerak
Memenuhi nafsu
Semuanya pasti akan hancur

Tidak, itu benar-benar tidak boleh terjadi
Aku tidak ingin menjadi pembenci lagi
Semuanya dimulai dari hari ini
Percayalah, aku akan menjagamu, kamu tidak akan mati

aku mencintaimu sepenuh hati
Saya pasti akan membalas budi
Untuk semua yang kau berikan
Untuk sifat saya, semoga tetap alami

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *